Pendidikan Berita Refleksi Olahraga

Refleksi perjalanan Yayasan Effata menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 80.

Lintasan Kegiatan Menjelang 17 Agustus 2025

Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Yayasan Effata NTT meneguhkan kembali panggilan pelayanan dan pengabdiannya bagi bangsa, khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur. Perjalanan panjang selama hampir tiga dekade telah membuktikan bahwa Effata tidak hanya hadir dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Tahun ini, Yayasan Effata mencetuskan sebuah gagasan besar: Program Revolusi Hijau, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Melalui kerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), ribuan bibit tanaman, khususnya cendana, mahoni, dan berbagai jenis pohon penghijauan lainnya, siap disebarkan ke seluruh NTT, dengan fokus utama di Pulau Timor.

Program ini lahir dari keyakinan bahwa menghijaukan bumi sama dengan menanam masa depan: menjaga air, tanah, udara, sekaligus membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.

Kegiatan Menjelang 17 Agustus 2025

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, berbagai kegiatan telah dilaksanakan oleh Yayasan Effata dan unit-unit di bawahnya, antara lain:

  1. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai pihak, termasuk Masyarakat Adat Kerajaan Amanatun (MAKANA), sebagai bentuk sinergi dalam peningkatan SDM di bidang keuangan dan penghijauan cendana.
  2. Persiapan distribusi bibit tanaman ke masyarakat, bekerja sama dengan BPDAS, untuk mengawali Program Revolusi Hijau.
  3. Dokumentasi foto kegiatan baik di tingkat Yayasan maupun unit-unit pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Effata.

Makna dan Harapan

Momentum 17 Agustus 2025 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan refleksi untuk terus memperbarui komitmen kebangsaan. Bagi Yayasan Effata, kemerdekaan adalah kesempatan untuk mendidik generasi, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan alam.

Dengan semangat Revolusi Hijau, Yayasan Effata ingin menegaskan bahwa pendidikan dan lingkungan harus berjalan beriringan: mencerdaskan manusia sekaligus menjaga bumi tempat manusia berpijak.

“Merdeka berarti berdikari, berdaya, dan berkelanjutan. Itulah semangat yang kami bawa melalui Program Revolusi Hijau untuk NTT, khususnya Pulau Timor,” ungkap ketua Yayasan Effata.

Dokumentasi Foto

Seluruh dokumentasi ini merupakan Refleksi perjalanan Yayasan Effata menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 80.

Mari Bangun NTT

POST KATEGORI TERKAIT